Haryadi, Slamet (2007) PELEMBAGAAN PERAN PEREMPUAN DALAM SISTEM HUKUM ADAT PATRILINEAL MASYARAKAT LAMPUNG ABUNG BUAY NUNYAI. Mandiri; Jurnal Ilmu Pengetahuan Tekhnologi dan Seni, 9 (4). pp. 254-265. ISSN 0853-9618
|
Text
jurnal.pdf - Published Version Download (3MB) |
Abstract
Eksistensi Perempuan pada masyarakat adat Lampung Abung khususnya Buay Nunyai sangat terikat oleh kaedah-kaedah serta konsep-konsep dan nilai-nilai mengenai perempuan yang menempatkan mereka pada posisi terhormat, sekaligus pada situasi domestik dan pembatasan adat. Oleh karena itu, akses dan kontrol terhadap keluarga dan masyarakat menjadi sangat lemah, sementara dalam arti luas perhatian terhadap hukum adat Lampung Abung Buay Nunyai mencakup keseluruhan elemen yang ada di dalamnya termasuk perempuan dalam ranah masyarakat adat yang bukan berasal dari pemuka adat (punyimbang-punyimbang). Realitas tentang peran perempuan Lampung Abung (Buay Nunyai) disempurnakan dari sudut pandang kaum laki-laki saja yang diuntungkan oleh ideologi patriarkhi. Perempuan hanya mempunyai tugas dan fungsi mengurusi keluarga. Dalam adat Lampung secara formal perempuan digambarkan sebagai orang yang menerima' karena status yang melekat pada suaminya sebagai pemuka adat. Tidak adanya peran dan pelembagaan peran perempuan terhadap akses kontrol keluarga dan masyarakat dalam hukum adat Lampung Abung Buay Nunyai telah mempersulit perempuan untuk berkembang dan berinteraksi selaras dengan Hukum Nasional.
kata Kunci: peran perempuan, sistem hukum adat Lampung,
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial |
| Depositing User: | Hartono |
| Date Deposited: | 01 Aug 2023 06:55 |
| Last Modified: | 01 Aug 2023 06:55 |
| URI: | http://repository.umko.ac.id/id/eprint/306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
