TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PERKAWINAN (Studi Putusan Nomor: 248/Pdt.G/2022/PA.Ktbm)

Wulandari, Winalda (2025) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PERKAWINAN (Studi Putusan Nomor: 248/Pdt.G/2022/PA.Ktbm). Other ['eprint_typename_thesis_cite' not defined], Universitas Muhammadiyah Kotabumi.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf - Published Version

Download (381kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Published Version

Download (109kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Published Version

Download (417kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Published Version
['document_security_info' not defined] Registered users only

Download (92kB)
[thumbnail of Gabungan.pdf] Text
Gabungan.pdf - Published Version
['document_security_info' not defined] Registered users only

Download (571kB)

Abstract

Pembatalan perkawinan merupakan salah satu perkara yang sering dijumpai di
Pengadilan Agama, yang dapat terjadi akibat berbagai faktor baik dari segi hukum
maupun sosial. Kasus pembatalan perkawinan dalam Putusan Nomor:
248/Pdt.G/2022/PA.Ktbm menjadi contoh kasus yang menarik untuk dianalisis.
Pembatalan ini sering kali terkait dengan adanya cacat hukum atau ketidakabsahan
dalam proses perkawinan, yang kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi hakim
dalam memutus perkara tersebut. Berdasarkan fokus penelitian di atas, maka peneliti
membuat rumusan masalah sebagai berikut: (a) Apa sajakah faktor-faktor penyebab
terjadinya pembatalan perkawinan? (b) Bagaimana pertimbangan Hakim dalam
memutus perkara pembatalan perkawinan dalam putusan Nomor: 248/Pdt.G/2022/
PA.Ktbm? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab
terjadinya pembatalan perkawinan serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam
memutus perkara tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dan
kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dan data sekunder
dari peraturan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab pembatalan perkawinan melibatkan cacat
hukum dan ketidaksesuaian antara niat dan kemampuan para pihak. Pertimbangan
hakim dalam memutus perkara ini lebih menekankan pada prinsip keadilan dan
kepastian hukum.
Kata Kunci: Pembatalan Perkawinan, Gangguan Kejiwaan, Tindakan Musyrik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > S-1 Hukum
Depositing User: Faris Faris
Date Deposited: 14 Jul 2026 02:42
Last Modified: 14 Jul 2026 02:42
URI: https://repository.umko.ac.id/id/eprint/542

Actions (login required)

View Item
View Item